Jumat, 29 September 2017

Harapan Pendidikan di Hulu Silaoinan Mentawai



Hai, di blog kali ini saya akan mereview video tentang Harapan Pendidikan di Hulu Silaoinan Mentawai terkhusus di daerah terpencil.

Media pembelajaran merupakan suatu alat yang digunakan dalam pembelajaran untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Pembelajaran diartikan sebagai proses penciptaan lingkungan yang memungkinkan terjadinya proses belajar. Jadi dalam pembelajaran yang utama adalah bagaimana siswa belajar. Dapat kita lihat melalui video ini, bagaimana sulitnya anak-anak yang ingin bersekolah dari daerah terpencil. Melihat keadaan Indonesia saat ini memang sangat menyedihkan, bukan hanya permasalahan sarana dan prasarana di Indonesia, bahkan orang-orang yang seharusnya menjamin pendidikan di Indonesia pun justru mencuri hak-hak anak-anak bangsa dengan melakukan korupsi dana pendidikan yang seharusnya dimanfaatkan bersama untuk kepentingan generasi muda Indonesia.

Dusun Tinambu, Desa Saliguma Kecamatan Siberut Tengah merupakan satu dari sejumlah daerah terisolir di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Selain sulitnya akses transportasi dan telekomunikasi, minimnya sarana pendidikan menjadi persoalan yang harus mereka terima. Bahkan tenaga pengajar nya saja mengaku tidak mudah menyesuaikan diri dengan kampung tersebut, banyak tantangan yang mesti dilakukan. Meski Tinambu satu desa dengan Saliguma kampung asal salah satu guru, namun kondisi kedua daerah sangat jauh berbeda. Belum ada sarana telekomunikasi di sana karena tidak ada jaringan telepon. Sementara penerangan mayoritas masih menggunakan lampu minyak, hanya beberapa memiliki mesin genset yang tak selalu hidup tiap malam nya.

Di Dusun Tinambu belum ada gedung belajar, mereka menggunakan gedung gereja dan sebagian dibalai dusun yang belum dibangun setahun yang lalu. Kursi panjang dijadikan meja saat belajar sementara murid yang berjumlah 23 orang itu duduk dilantai. Bukan cuma itu saja, bahkan mereka ke sekolah tidak memakai alas kaki atau sepatu. Tetapi itu tidak menjadikan alasan mereka untuk tidak bersekolah. Meski tingkat pendidikan dan ekonomi orangtua di Dusun Tinambu rendah namun semangat mereka mendukung pendidikan tidak terbatas hutan yang mengelilingi kampung mereka.

Meski belajar dengan fasilitas minim dan ketergantungan dengan bantuan dari YCMM dan buku paket dari SD 16 Saliguma, namun anak-anak Dusun Tinambu tetap bersemangat mengikuti pelajaran yang diberikan guru mereka, walau diantara mereka sudah berumur dari kelas yang mereka duduki. Minimnya fasilitas dann sulitnya akses seperti yang ada di Dusun Tinambu juga terjadi di sebagian wilayah Mentawai, khususnya yang ada di pedalaman. Warga berharap, pemerintah memperhatikan nasib mereka dan membangun fasilitas agar bisa sejajar dengan daerah lain yang ada di Indonesia.

Harapan Pendidikan di Hulu Silaoinan Mentawai

Hai, di blog kali ini saya akan mereview video tentang Harapan Pendidikan di Hulu Silaoinan Mentawai terkhusus di daerah terpencil. M...